Selasa, 04 Agustus 2009

Obrolan Suami dan Istrinya diatas motor.....


Sepasang suami dan istrinya tengah naik motor sambil ngobrol ngaler ngidul. Keduanya hendak mengunjungi ayah mertuanya. Ketika lewat di depan sebuah rumah cukup megah, bergarasi luas dan didalamnya nangkring sebuah mobil beserta sebuah motor. Sang suami berhenti sejenak.
  • Suami : Nah, bu. Itu rumah teman abang ketika masih SMP dulu, Sri Wahyuni. Dia seorang Bidan Desa. Dulu ia pintar dan setelah keluar SMP orangtuanya memasukkan Sri Wahyuni ke Akademi Keperawatan. Dua tahun menempuh pendidikan di akademi, sekarang ia jadi bidan desa. Sukses ya, Syukurlah.
  • Istri : O gitu ya bang?,..jangan-jangan mantan pacar abang?
  • Suami : Ah bukan. Tapi ia jadi idola di kelas waktu itu.
  • Istri : tuh kan?...
Setelah berbincang sejenak, kemudian mereka melanjutkan perjalanan. Kecepatan motor tidak terlalu kencang, sehingga mereka bisa bisa ngobrol santai sambil menikmati buah lengkeng yang dibelinya dari pasar buah. Si Istri membuka kulit buah lengkengnya, kemudian menyuapkan ke mulut suaminya. Sambil tertawa penuh canda, tak kalah dengan mereka yang menimati kue tart coklat di mobil mewah.
Sang suami kembali berhenti didepan sebuah rumah. Di pingigir rumah tersebut ada sebuah toko kelontongan sambil memalingkan muka ke istrinya yang duduk di belakang.
  • Suami : Bu, ini rumah teman abang ketika SD dulu. Sejak SD dia sudah rajin membawa makanan ringan untuk dijajakan. Kalau anak-anak lain jika pergi ke sekolah membawa tas , justru ia membawa makanan ringan dalam kantong plastik hitamnya. Buku-bukunya disatukan dengan makanan ringan yang dijualnya. Ketika saat jam sebelum masuk sekolah atau jam istirahat ia justru sibuk dengan dagangannya. Ketika jam belajar ia sibuk dengan pelajarannya.
  • Istri : mmhh.. istrinya bergumam kecil.
  • Suami : Ketika tamat SD, kami teman-temannya melanjutkan ke sekolah, tetapi ia tidak melanjutkan. Ia kembali bergulat dengan dagangannya, menyalurkan makanan ringan buatan ibunya ke pasar-pasar. Hingga akhirnya kini ia mempunyai toko kelontongan itu.
  • Istrinya : Itulah jalan mereka, mereka menentukan nasibnya dan hidupnya sendiri-sendiri, tentu dengan semangat dan motivasi tinggi untuk mencapai apa yang mereka inginkan.
  • Suami : Kebulatan tekad dan cara memilih jalannya itulah yang abang kagumi. Kalau abang mungkin udah ga mau jika sekolah sambil berdagang kayak gitu. ahh...abang ga cocok kali jadi pedagang.
  • Istrinya : mungkin juga..abang lebih cocok jadi pembelinya..he..he..makanya perutnya buncit..
Setibanya dirumah ayah mertua mereka, suami dan istrinya menceritakan obrolan mereka selama di motor kepada ayah mereka. Ayah mertuapun memberikan ulasan sedikit tentang obrolan tersebut.
Ayah mertua : Kalian ini boleh saja melihat keberhasilan seseorang, menjadikannya sebagai potret yang bisa ditiru terutama hal-hal yang baiknya. Obrolan kalian di motor tadi adalah sebuah ungkapan kecil bahwa kita patut bersyukur atas apa yang telah diperoleh oleh orang lain, patut bersyukur atas apa yang telah diterima oleh kita, sekecil apapun. Jangan selalu bertanya, " Apakah saya tidak bahagia dengan kondisi saya saat ini?", sementara orang lain menganggap kalian sangat bahagia ?. Tuhan Maha Pengasih, Maha Pemberi. Mintalah kepadanya, jangan minta yang kecil-kecil. Minta saja yang sangat besar. Tentang kapan permintaan itu dikabulkan oleh Tuhan, itulah masalah waktu. Ingat Allah Maha Tahu, Dialah Sang pengatur kehidupan.
Suami istri tersebut, terdiam. meresapi makna ulasan tersebut.

28 komentar

pelajaran berharga nih...
doa danusaha kunci keberhasilan...

salam kenal yaa..

hmmm... banyak amat yah rumah temenya...berderet-deret gituuuuh yah...hehehheh

BTW nice posting sobat, mengingatkan akan karunia Allah yang kadang-kadang atau bahkan Kita sendiri sering melupakannya...

thaks

Aku siih maunya mintak yang besar-besar tapi aku malu kepada sang pencipta karena perbuatan aku selama ini enggak setimpal bila harus mintak yang besar-besar

salah satu ucapan terimakasih kepada Sang Pencipta dalah bersyukur atas apa yang tlah diberikan-NYA kpd kita..mantab tulisannya sobat

assalamualaikum,
brencia keren : "doa dan usaha adalh kunci keberhasilan", ulasan menarik. setuju sekali.
an4k singkong : he..he..lewat rumah anak singkong ga ya?
hamster copo : o,gitu hams.berarti dh sadar dong,sadar akan itu sebagian dari penilaian diri untuk bersyukur dan memperbaiki diri dong...(serius banget yah)
iwan setiawan : stuju bro..
wassalam

ass.
duh kenapa ya kl lelaki lagi menceritakan teman lamanya yg wanita pasti dikirain mantannya ya? hehehe..emang uda bawaan wanita ya...:)
wass.

ass
nasehat berharga dari ayah mertua...untuk mereka dan untuk kita semua.nice posting sis
wassalam

HHmm...Assalamu'alaikum wr.wb..

Mbak saya sebagai seorang pemimpi besar menjadi tersemangati oleh postingan ini...
Bagaimana pun rasa kekurangan saya akan pendidikan tinggi meski terbatasi oleh biaya, saya tetap berani bermimpi, Allah Maha Kaya, tidak yang tidak bisa kita raih atas izinnya :)

Satu hal yang tidak akan pernah saya tinggalkan adalah, BERSYUKUR dan terus berharap menjadi lebih baik dan lebih baik lagi...

SAlam semangat Bocahbancar

Hmm...itu kata pertama yang saya ucapkan
wah mbak..aku cumanbisa bilang
apapun yang kita miliki kita ini wajib mensyukuri nikmat yang telah diberikan-Nya

Kisah menarik. Pikiran juga doa lho. Dengan berpikir positif, maka arah kita juga positif. Meminta, menyelaraskan, dan menerima.

Wah kayaknya yang berboncengan motor itu pengalaman pribadi ya... cemburu?

melihat orang lain memang lebih mudah dari pada melihat diri sendiri.
belajar dari orang lain adalah langkah bijak
cerita motivasional

assalamualaikum,
exort : ga mau kehilangan kali bang..itu tanda cintanya tebel..
aisha : semoga jd renungan sis. msh jogging?
bocahbancar : mudah-mudahan mimpinya terwujud mas,pasti terkabul.
itikbali : bener tik,semoga slalu teringat akan nikmat yg kita miliki skrg.
newsoul : setuju..seperti itulah prosesnya
big sugeng : ha..ha mas. feelingnya bagus tuh. bener ga yah?
waluyo : belajar dari orang lain langkah bijak, bener mas sepikiran dgn aku.
sang cerpenis : yap..bersyukur selalu.
wassalam untuk semua.

sama seperti aku.. aku juga sekali minta langsung yg besar2 biar ga repot bolak balik minta.. ehehe

memang dahsyat rumusan ini: tekad kuat, usaha tekun, dan doa penuh keyakinan...selanjutnya? Allah mboten sare (Allah tidak tidur).

harus senantiasa bersyukur yah... aku juga ingin selalu mengucapkan "alhamdulillah" :)

Banyak makna tersimpan dalam postingan ini, meskipun tidak dikatakan secara eksplisit :)

aku suka bagian ketika si istri menyuapkan buah klengkeng pada suaminya..
begitulah cinta melantunkannya dengan indah melalui tautan yang terwujud melalui kasih sayang..

saya datang lagi..kirain ada update artikel..ok sobat

istri : abang memang ga cocok jadi pedagang
suami : trus abang cocoknya jadi apa?
istri : KETIK REG (SPASI) JEJENG
KIRIM KE 1234

piss ah....
sekedar berkeliling mencari sahabat sambil mampir dan menikmati sajian yang mpunya rumah, dan menunggu kunjungan balik sahabat :D

salah tuh...
nanti mlah nyasar ke ki bodo joko lagi

yang bener ini nih..
KETIK REG (SPASI) JENENG
KIRIM KE 1234..

sms yang anda terima, langsung dari hape saya....

melihat keberhasilan orang adalah hal yang sanagt bagus...
jadikan contoh keberhasilan orang sebagai awal anda untuk meraih keberhasilan anda, semangat untuk meraih keberhasilan sangat diperlukan...
awali setiap langkah anda dengan niat yang tulus dan senyum yang ikhlas...

salam hangat selalu :D
Iklan Gratis

bersyukur dgn kurniaan Allah swt pasti Allah akan bagi yg besar besar

Assalaamu alaikum Neng Rara, yup betul bngt, kita wajib bersyukur atas apapun yg sudah kita capai hingga saat ini.

Saya jg mau menyampaikan maaf dari Mas Rio, dia ndak bisa berkunjung karena sedang opname di RS

Wassalam.

bersyukur.. bersyukur dan bersyukur.. sarat makna deh postingannya.. kita banyak memetik hikmah. Tengkyu sis..

obrolan yg menarik untuk disimak, salam

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Terimakasih atas waktunya untuk berkunjung di rumah kecil ini. O ya, trims juga commentnya.
EmoticonEmoticon