Mengenai Saya

Foto saya
keluarga kecil yang baru berkembang mengarungi lautan hidup.mudah2an selalu ada dalam limpahan rahmat dan hidayah Allah SWT

Jumat, 04 Maret 2016

Latihan Menulis dalam 10 menit

Assalamualaikum 
Saya cukup terkejut dengan hasil ini. Ini adalah hasil latihan sederhana saya mengetik 10 menit tanpa berhenti . Masih banyak kesalahan pengetikan yang membuat hati saya lucu. dalam 10 menit huruf yang saya peroleh 377 kata ..

jika suatu saat saya pulang dari lembaga inin maka saya ingin dijemput seseorang yang membuat saya bahagia. Dan itu adalah istri saya bersama anak dan pertama yangsaya cintsi. Bukan berarti anak kedua tidak saya cintai lho, dalam beberapa kesempatan saya selalu ingat mereka , bagaimanapun kondisinya bagi saya mereka adalah teman hidup saya ketika saya berucap akad nikah di depan pengulu 13 tahun silam.
Hidup saya berubah ketika akad nikah tersebut dan sejak saat itulah beberpa famili saya berucapa sya mulai berubah. Berubah apanya  saya bilang ? merka mengataakna bahwa mulaik gendut,..akhirnuya saya pun kemudian bercermin dan wooo...ternyta benar,. Sya berubah secara fisik, pipi tembem, perut sedikit buncit dan memang seluruh tubuh rasanya kaku jika duduk berlama-lama.
Bagi saya pasca menikah adalah peruubahan yang penting, pamn bilang anda sudah menemukan ketenangan. Dan itu pentinguntuk saya resapi makna dan arti dari pernikahan. Bagaimanadengan anda . Hidup ini siang dan malam, anda yang masih sendiri, coba ,elirirk kiri dan kanan. Adakah hawa yang anda temukan ? ingat kita diciptakan berpasangan. Ada siang dan malam. Ada bulan dan bilantang. Ada adam dan hawa.
Masih kah anda tidak percaya bahwa di dunia ini berpasangan ? coba pegang api yang menyala dan kemudian pegang lah air karan yang ada di toilet anda?bagaimana rasanya ? apakah sama ? Ahai...nikmattilah perbedaan itu. Bukankan ini bagian dari hidup anda di dunia?
Jangan-jangan anda masih belum sadar tentang perbedaan ini ? jangan-jangan adna masih sendiri dan tidak menemukan Hawa selayaknya adam menukna hawa ketika pertama kali di dunia. Lantas apakah anda tetap mau sendiri? Menikmati ge3lapnya malam sendiri dan menikmmati panasnya nasi goreng bersama siara televisi yang membosankan?  Tidak mau mersakan seperti apa hidupberpasangan ? maksud saya berpasangan lelaki dan perempuan yang  telah menikah secara resmi lho..bukan yang lain, marilah berpikir sejenak ? .
Masih tidak relakah anda untuk meninggalkan kesendirian anda ? owh ...inikah mungkin hidup yang adan nikmati sekarang ? sendiri dalam tetesan embun pagi yang dingin ? sendiri dalam hangatnya mendtari dhuha yang senjuk ? sendiri dalam perkjalana yang sesak di kota jakarta?

Tak mau anda mersakan dan mendengarkan keluhan seorang perempuan yang merintiih dan meraung dalam perang ketika ia melahirkan anak dari darah kita sendiri ? tak maukan anda mendengarkan rengekan nakal seorang anak belahan jiwa kita ? tak maukah anda mendengar....    

Kamis, 03 September 2015

Jurnal Pilihan 1

Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan  Warga Belajar Mencapai Kompetensi Keaksaraan Usaha Mandiri
(Studi  Pada Kelompok Belajar Keaksaraan Usaha Mandiri Di Desa Tugumukti Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat)

Oleh
Dr. Babang Robandi, M.Pd

ABSTRAK

Warga belajar yang telah selesai menguasai kompetensi keaksaraan dasar perlu dikembangkan lagi kompetensi keaksarannya melalui program pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan  pelaksanaan pembelajaran KUM yang selama ini masih memiliki kelemahan. Kelemahan dalam proses pembelajaran KUM diantaranya: 1) Tutor cenderung masih menerapkan strategi pembelajaran yang konvensional, metode ceramah sebagai andalan dalam proses pembelajaran. 2) Pelaksanaan pembelajaran KUM belum menyentuh pada ranah kebutuhan atau masalah dari warga belajar, cenderung keputusan lebih banyak  dilakukan oleh Tutor. 3)  Kewirausahaan atau jenis usaha yang dilakukan oleh warga belajar, hanya sebatas pengetahuan bukan hasil pengalaman mendalam. 4) Tindak lanjut kewirausahaan sebagai strategi keaksaraan, masih berkendala dari aspek jaringan usaha dan modal usaha, sehingga proses pembelajaran hanya sebatas tuntutan bantuan proyek saja.  Tujuan akhir dari  penelitian ini adalah menemukan sebuah model pembelajaran berbasis masalah yang difokuskan pada model pembelajaran berbasis masalah sebagai salah satu model pembelajaran dalam pendidikan luar sekolah untuk meningkatkan kemampuan warga belajar mencapai  kompetensi keaksaraan usaha mandiri.
Penelitian ini dikembangkan dan dilandasi oleh  konsep belajar dan pembelajaran, konsep andragogi (pendidikan orang dewasa) dan konsep Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM).
Secara metodologis penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan (research and development),dengan mix-method yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan kondisi aktual penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan, pendekatan kuantitatif untuk menguji efektivitas model yang dikembangkan. Model pengujian menggunakan desain ekperimen pre-test dan post-test yang diujicobakan pada kelompok tunggal (One-Group Pretest-Posttest Design), dan tidak menggunakan kelompok kontrol.

Jam Tua

Lengan tua
bersandar pada jam tua
denyut yang lambat
mengabarinya dengan seruan nama Tuhan

Jeritan yang telat
dalam hitungan yang terlambat
merincinya sambil berbisik nama Tuhan

Kamis, 25 Juni 2015

Aa dan Teteh


Teh, ruangan ini kini  milik kita

Teh, mata kamu menyimpan rindu buat seseorang:
Dan seseorang itu ada di depan kamu sekarang

Teh, Minggu lalu bibir kita pernah bertemu, nampaknya detik ini mereka ingin bersua dengan geloranya masing-masing

Teh, Aa pernah dengar detak jantung orang yang sedang jatuh cinta,
dan detik ini Aa dengar detak jantung yang sama di dada kamu

Teh, dada kamu terlalu empuk untuk tempat sujudku, sudikah kiranya kamu membuka hijab pembatas agar aku khusyu menikmatinya.

Selasa, 16 Juni 2015

Rindu si Tua

Aku bertambah tua, Pun demikian juga dengan senyumku. 
Cahaya-cahaya kecil telah merenggutku dengan kilauan rindunya, 

Keriputku mulai datang, 
membagi perasaanya dalam penantiannya yang panjang

Berpuluh lembar rambut hitamku
kini perlahan hilang

Kamis, 11 Juni 2015



Dekapan Tertahan Senja

Antara gelora dan kasih sayang
kubuat berseteru dalam riuhnya rindu
dalam desah yang meradang
menunggu kecup-kecup yang sedang kuncup
merayap dalam senyap nada-nada tak sumbang

Bintang dalam kenangan
sujud khusyu aku didadamu

Senin, 19 Januari 2015

Di Larang Bersandar pada Pilar.


Minggu yang cerah, saya jalan-jalan bersama Hafung putri saya yang sudah berumur tujuh tahun dan kini sudah masuk Sekolah Dasar. Di tempat parkir, kami memarkir kendaraan sebelum masuk ke sebuah mall. Anak saya bergumam,.Di La..rang ber..sen..der..pa ..da ,.pilar. Pilar itu pa bun ?Ia lalu bertanya,
Hafung : "Bun,..Kenapa di tiap tempat keramaian selalu ada larangan?,"
Saya     : "Lho ..kamu lihat dimana sayang?.