Rabu, 22 Februari 2017

Rani

Rani pergi malam itu.Tanpa basa-basi lagi. Malam tak menjadikan halangan baginya. Seruan orang tuanya untuk tak beranjak dari rumahnya tak dihirukannya sama sekali. Hujan menemaninya pelan. Handphonenya yang canggihnya kini tak berguna. Pesan-pesan indah di grup Whatsappnya tak membuat hatinya bergeming. Maka di buangnya alat komunikasi itu ke dalam truk sampah yang bau. Hanya jerit dan gejolak yang kini ada alam hatinya. 

Angin menusuk-nusuk nadinya dengan pelan. Rani menatap masa depannya yang kosong. Bisikan itu membawanya pada padang keabadian untuk berkata bahwa ini lah hidup Gue. Tak disadari rambut pendeknya kini mulai memanjang, kuning langsat kulitnya

Buai

Buai kasih menemani malam itu
menemani angin yang pecah
dalam genangan dan semburatnya cahaya

Aku masih tertatih
menemani cahaya
dan kilat yang selalu semu


Bandung, 2017

Buta Kah?

Gemerlap tahun,
Hilang
Perlahan

Tuhan...
inikah cara Engkau?

Buta kah?
Entah lah


Bandung, 2017


Selasa, 01 November 2016

Kisah Sepenggal Halaman Belakang

Assalamualaikum, Wr. Wb. 
Alhamdulillah, dalam kurun waktu 7 bulan sejak Maret 2016 Saya meninggalkan rumah ini dan tidak sempat meninggalkan jejak keyboard yang Saya tekan  di halaman ini. Meski sesekali Saya kunjungi untuk melepas kangen saja. Seorang teman merindukan tulisan Saya katanya ..," hehehe..ke geer-aan..

Saya memiliki sepenggal halaman kecil dibelakang rumah. Tidak luas, jika di hitung dengan langkah kaki orang dewasa mungkin ada sekitar sepuluh  langkah kali empat langkah kaki saja. Namun , kebun kecil ini begitu berharga bagi saya sebagai pelepas penat. Benar kata orang tua dulu bilang bahwa apapun yang kamu tanam, kelak kamu akan menuainya. 
Halaman ini tidak hanya pelepas lelah saya bekerja tetapi sebagai tempat hidup beberapa pohon Talas Bogor yang dibawa mertua, pohon Markisa besar ( Markisa besar yang juga disebut giant markisa spesies Passiflora quadrangularis L yang berasal dari Brazilia )., pohon Pepaya, bawang daun, kunyit dan buah Pare. Pare merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, namun tidak banyak yang suka

Jumat, 04 Maret 2016

Latihan Menulis dalam 10 menit

Assalamualaikum 
Saya cukup terkejut dengan hasil ini. Ini adalah hasil latihan sederhana saya mengetik 10 menit tanpa berhenti . Masih banyak kesalahan pengetikan yang membuat hati saya lucu. dalam 10 menit huruf yang saya peroleh 377 kata ..

jika suatu saat saya pulang dari lembaga inin maka saya ingin dijemput seseorang yang membuat saya bahagia. Dan itu adalah istri saya bersama anak dan pertama yangsaya cintsi. Bukan berarti anak kedua tidak saya cintai lho, dalam beberapa kesempatan saya selalu ingat mereka , bagaimanapun kondisinya bagi saya mereka adalah teman hidup saya ketika saya berucap akad nikah di depan pengulu 13 tahun silam.
Hidup saya berubah ketika

Kamis, 03 September 2015

Jurnal Pilihan 1

Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan  Warga Belajar Mencapai Kompetensi Keaksaraan Usaha Mandiri
(Studi  Pada Kelompok Belajar Keaksaraan Usaha Mandiri Di Desa Tugumukti Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat)

Oleh
Dr. Babang Robandi, M.Pd

ABSTRAK

Warga belajar yang telah selesai menguasai kompetensi keaksaraan dasar perlu dikembangkan lagi kompetensi keaksarannya melalui program pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan  pelaksanaan pembelajaran KUM yang selama ini masih memiliki kelemahan. Kelemahan dalam proses pembelajaran KUM diantaranya: 1) Tutor cenderung masih menerapkan strategi pembelajaran yang konvensional, metode ceramah sebagai andalan dalam proses pembelajaran. 2) Pelaksanaan pembelajaran KUM belum menyentuh pada ranah kebutuhan atau masalah dari warga belajar, cenderung keputusan lebih banyak  dilakukan oleh Tutor. 3)  Kewirausahaan atau jenis usaha yang dilakukan oleh warga belajar, hanya sebatas pengetahuan bukan hasil pengalaman mendalam. 4) Tindak lanjut kewirausahaan sebagai strategi keaksaraan, masih berkendala dari aspek jaringan usaha dan modal usaha, sehingga proses pembelajaran hanya sebatas tuntutan bantuan proyek saja.  Tujuan akhir dari  penelitian ini adalah menemukan sebuah model pembelajaran berbasis masalah yang difokuskan pada model pembelajaran berbasis masalah sebagai salah satu model pembelajaran dalam pendidikan luar sekolah untuk meningkatkan kemampuan warga belajar mencapai  kompetensi keaksaraan usaha mandiri.
Penelitian ini dikembangkan dan dilandasi

Jam Tua

Lengan tua
bersandar pada jam tua
denyut yang lambat
mengabarinya dengan seruan nama Tuhan

Jeritan yang telat
dalam hitungan yang terlambat
merincinya sambil berbisik nama Tuhan

Selasa, 16 Juni 2015

Rindu si Tua

Aku bertambah tua, Pun demikian juga dengan senyumku. 
Cahaya-cahaya kecil telah merenggutku dengan kilauan rindunya, 

Keriputku mulai datang, 
membagi perasaanya dalam penantiannya yang panjang

Berpuluh lembar rambut hitamku
kini perlahan hilang

Kamis, 11 Juni 2015



Dekapan Tertahan Senja

Antara gelora dan kasih sayang
kubuat berseteru dalam riuhnya rindu
dalam desah yang meradang
menunggu kecup-kecup yang sedang kuncup
merayap dalam senyap nada-nada tak sumbang

Bintang dalam kenangan
sujud khusyu aku didadamu

Senin, 19 Januari 2015

Di Larang Bersandar pada Pilar.


Minggu yang cerah, saya jalan-jalan bersama Hafung putri saya yang sudah berumur tujuh tahun dan kini sudah masuk Sekolah Dasar. Di tempat parkir, kami memarkir kendaraan sebelum masuk ke sebuah mall. Anak saya bergumam,.Di La..rang ber..sen..der..pa ..da ,.pilar. Pilar itu pa bun ?Ia lalu bertanya,
Hafung : "Bun,..Kenapa di tiap tempat keramaian selalu ada larangan?,"
Saya     : "Lho ..kamu lihat dimana sayang?.

Rabu, 14 Januari 2015

Ngobrol sains dengan Guru PAUD

Beberapa waktu lalu, saya duduk berdampingan dengan seorang Guru PAUD di sebuah Rumah Sakit swasta yang kebetulan sedang mengantri obat . Ia salah satu pendidik di sebuah lembaga PAUD. PAUD yaitu Pendidikan Anak Usia Dini yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak usia dini, salah satu nya untuk kelompok bermain dengan usia 4 s. 6 tahun. Kami berbincang tentang proses belajar di PAUD yang lebih mengutamakan strategi bermain sambil belajar.
Bu Guru PAUD ini mengutarakan bahwa ia sedang memiliki project kecil untuk mengenalkan sains bagi anak usia dini di lembaganya dengan metode-metode yang lebih mudah dipahami anak sambil bermain dan anak diusahakan larut dalam pembelajarannya. Konon menurut beberapa ahli sains, sains yang berbasis pada metode inkuiri lebih mengandalkan keterampilan proses yang mengutamakan keaktifan anak. Peran Guru lebih pada fasilitasi, membuat kata-kata kunci untuk membangkitkan keinginan bertanya pada anak, kemampuan anak membuat dugaan atas sebuah peristiwa, kemampuan anak membuat jawaban sementara, kemampuan anak membuktikan dugaan dan jawaban sementara dan kemudian mengkomunikasikannya secara sederhana sehiingga pada akhirnya ia bisa menganalisis dampak dan gejala dari sebuah peristiwa dan menyimpulkan dengan bahasanya sendiri.

Kamis, 08 Januari 2015

Stevie G Pergi...


Sejak tahun 1997, bahkan sebelum tahun itu saya sudah menjadi fans Liverpool. Salah satu klub sepakbola besar di Inggris. Satu hal yang menarik ketika itu adalah adanya stiker muda, Michael Owen yang menjadi pemain paling bersinar di Inggris. Owen pertama kali bermain untuk timnas senior Inggris pada tahun 1998 dan menjadi pemain dan pencetak gol termuda di timnas saat itu. Ia ikut berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 1998, Euro 2000, Piala Dunia FIFA 2002, Euro 2004, dan Piala Dunia FIFA 2006. Owen menjadi pemain andalan saat bermain untuk Liverpool dan mencapai puncak kejayaannya saat berhasil meraih treble di musim 2000–2001.

Rabu, 07 Januari 2015

Akh! Seteru!



Kakak Tua
Engkau jangan terlalu tua
meski dunia menggerogoti kerongkonganmu yang terus menetesi air kebencian

Hari ini aku berseteru
meski dendam telah ku redam
meski halal selalu ku dekap
dalam lekukan setiap denyut yang menderu
Aku tidak terlepas
dalam gulungan kesahihan lawan seteru

Kesabaran yang indah
tertutupi murka yang membuncah
lidah lidah menganga
terhimpit derita syetan yang marah

8 Januari 2015


Kamis, 27 Desember 2012

Akhir Tahun 2012


Bismillahirahmanirrahim,...Sudah lama sekali saya tidak membuka blog ini. Inilah minggu ke-empat yang saya tandai kembali sebagai titik awal kembali saya berniat mencoba menulis di rumah sederhana ini.
Ya. Akhir Tahun 2012 ini sengaja saya buat menjadi Judul Postingan. Meski terus terang saya memiliki PR yang lama belum saya posting yaitu Pengalaman di Papua II. Akhir tahun ini sesuatu yang istimewa, banyak hal yang sudah saya dan tidak sempat saya share-kan ke teman-teman.

Penghujung Desember 2012

Siapakah gerangan diri ini ?
Yang lupa pada temannya sendiri.

Assalamaualaikum..


Pesan singkat yang dikirim seorang teman yang sudah lama sekali tidak bertemu. Teman kuliah yang kini mandiri setelah ditinggal suami tercintanya. Banyak hal yang akhirnya saya pelajari darinya. Mulai dari keteguhan hati dan cintanya, kerja kerasnya membangun rumah tangga yang terseok, ketahanan dirinya ketika harus merelakan anak-anaknya di bawa oleh suaminya.

Ah..akhirnya saya ingn sekali bertemu dengan dia.



Selasa, 17 Juli 2012

Pengalaman di Papua 1 ( Dari Sentani ke Distrik Namblong)


Membuka-buka gambar di laptop yang hampir setahun lalu saya simpan, teringat tentang pengalaman langka ke Papua. Kalau tidak salah, perjalanan ini sekitar bulan Oktober 2011. Waktu itu saya ditugaskan melakukan evaluasi sekolah melalui intrumen EDS (Evaluasi Diri Sekolah) tahun 2011.
Perjalanan ke Kota Jayapura dari Jakarta menurut saya cukup melelahkan, setelah 2 kali transit melalui penerbangan udara dengan Garuda Indonesia Airlines yaitu di Makasar, dan Biak lalu ke Jayapura. Saya landing di Bandara Sentani tepat Pukul 7 Pagi. Meski lelah, saya bersyukur bisa menginjakkan kaki di Negeri Cendrawasih.
Kunjungan perdana saya waktu itu, ketika setelah seminggu sebelumnya terjadi kerusuhan, dimana waktu itu ada Sekitar 300 ih lebpeserta kongres Papua mendeklarasikan Negara Papua Barat. Kongres Papua III di Jayapura berlangsung di Lapangan Zakeus, Padang Bulan, Abepura, Jayapura, sejak 17 hingga 19 Oktober 2011 dan berakhir ricuh. Ada beberapa orang luka dan 2 orang dilaporkan tewas . Saya berdoa semoga tidak ada kerusuhan dan tugas berjalan lancar. Ups begitu berdebar berada di ketika melewati Abepura.



Perjalanan dari Sentani ke Kota Jayapura tak terlalu lama. Ada sekitar setengah jam lebih, kiri jalan terbentang bukit bukit bebatuan, dan bukit cadas yang sedang direnovasi. jalannya lebar dan cukup bagus meski kadang menemui beberapa hambatan karena dipinggir jalan ada perbaikan jalan.
Hari Pertama
Setelah menyimpan barang-barang di penginapan dan istrihat sebentar, saya memulai perjalanan mengunjungi SMKN 1 Sentani, di temani Pengawas SMP dan salah satu karyawan LPMP Papua. jalanan tidak terlalu padat, sekolah ini persis dibawah bukit,sangat indah dan betah. tak nampak aroma kerusuhan, yang ada ketenangan dan cuaca cukup panas menurut saya.
Selesai dari SMKN 1 Sentani, kemudian beranjak pulang menuju penginapan. Pemandangan Danau Sentani memikat hati, hingga akhirnya saya berhenti disebuah tempat makan di tepi danau. Suasana siang yang terik, pupus sudah dengan semilir angin danau yang sejuk.
Mentari merayapi Sentani.
Saya pulang menuju penginapan. Malam pertama di Kota jayapura, sebenarnya cukup menegangkan. Meski itu hanya perasaan dan sugesti saya setelah berbagai cerita dan peristiwa minggu terakhir tentang demo yang kadang akhirnya berujung rusuh. Menurut teman di Kota jayapura, biasanya pada malam hari banyak pemuda yang mabuk dan orang gunung yang turun ke kota. Alhamdulillah saya tidur pulas.
Hari Kedua
Hari kedua, lokasi sekolah yang akan dikunjungi cukup jauh yaitu ke SD Negeri Besum dan SMPN 2 Nimboran Distrik Namblong Kabupaten Jayapura. Perjalanan sekitar 2 jam dari Kota Jayapura, memuaskan hatnamun kembali viewnya sangat hati. bukit-bukit kecil, tersebar diantara air, hutan hijau dan sejuk yang saya lewati.

Jalan yang lurus dan mulus membentang menuju Distrik Namblong
Sampai di SMPN Nimboran, ternyata serasa di Yogyakarta karena beberapa orang gurunya berasal dari Yogyakarta. Mereka adalah transmigran yang kemudian menjadi tenaga pengajar dan diangkat menjadi guru di sana. Berbagai keluh kesah terdengar dari mereka, mulai dari murid yang giat, murid yang susah belajar, pengrusakan sarana sekolah oleh orang asli dan sebagainya. tetapi semangat mereka tetaplah besar untuk terus membangun negeri, mencerdaskan anak bangsa.
Pulang dari Nimboran, kembali ke Kota Jayapura kembali melewati jalan yang kadang lurus terus, lalu berbelok-belok hingga saya tertidur pulas. Di suatu tempat,yang sepi, kiri kana jalan hutan lebat, mobil berhenti. Dua orang pemuda, sedang mabuk mencegat dan menengadahkan tangan nampaknya meminta uang. Saya terbangun, kaget,meski mereka tak nampak membawa senjata, saya cukup gugup. Sopir berhenti dan menyalakan klakson dua kali. Akhirnya mereka minggir.
Alhamdulillah tak terjadi apa-apa. Mobil melaju menuju penginapan.

Bersambung ke Dari Kota Jayapura ke Daerah perbatasan RI - PNG

Selasa, 10 Juli 2012

Pantai Pangandaran Jawa Barat

Kutunggu dirimu,
sebelum embun pagi pergi


Tanah, air dan kematian

Urat Perkasa

Kukayuh, Kurengkuh

semangat Sang Penjaga


Kamis, 21 Juni 2012

Pesta Bola : Dukung Negara mana?


Perhelatan Euro 2012 sudah sampai di Quarter Finals dimana tadi malam menyajikan pertandingan antara Republik Ceko Vs Portugal. Sebuah pertandingan yang diprediksi banyak kalangan akan dimenangi oleh Portugal, karena dari sisi teknis Ceko kehilangan Rosicky. Dan CR 7 membawa Portugal ke Semi Final yang ke empat kalinya.
Euro 2012 sejak mulai digulirkan telah banyak menyedot perhatian berbagai pihak, seperti di tempat kerja saya. Meski apresiasinya beragam mulai dari membicarakan tim favorit, prediksi permainan, pemain yang ganteng, pemain yang nakal dan sarat gosip, hingga adu prediksi skor dan traktir kecil-kecilan bagi yang timnya kalah.
Bagi saya dan teman-teman penyuka bola, pesta bola di Euro 2012 ini tentu kemudian semakin memperlihatkan seseorang mendukung negara mana, menyukai pemain mana, apresiasi seperti apa, serta siapa yang betul betul kesiangan datang ke tempat kerja karena kesiangan setelah nonton bola.hehehe..
Berbagai analisa tentang prediksi hasil pertandingan begitu membludak tersebar dimana-mana hingga kadang saya merasa begitu tertindih, terhimpit dan seolah muntah oleh banjirnya informasi tentang ini. Tidaklah heran analisa ini kemudian menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi penikmat bola untnuk memastikan pilihan mereka mendukung negara mana yang paling diunggulkan. Maklumlam fanatisme bola adalah suatu misteri yang susah dijelaskan. Kadang Realitas yang ada tentang kondisi tim kesayangan kemudian dikesampingkan karena fanatisme. Sulit menjelaskan fanatisme bola karena di dalamnya telah bercampur antara harapan dan prinsip, glamouritas pemain, tim dan perolehan juara.
Babak Quarter Finals kini berlangsung di penghujung minggu ini. Untunglah..diakhir pekan jadi pertandingan Jerman Vs Yunani,Perancis Vs Spanyol bisa dinikmati dengan leluasa karena sabtu dan minggu. Hanya, yang disayangkan adalah sajian pertandingan klaksik Inggris Vs Italia yang akan berlangsung Senin dini hari. ( hehehe)..senin pagi mesti gras grusu ke kantor.
Dukung negara mana, Neng ?, ". Masih Inggris kah ?. Pertanyaan itu muncul ketika gelaran Euro 2012 di mulai awal Juni lalu. Saya tak menjawab karena kemudian benturan sisi fanatisme dan sisi realitas yang kemudian terjadi.

Rabu, 09 Mei 2012

Ah, Aku berserah!

Akan kusimpan detak jantung ini
hanya untuk kuperdengarkan untukmu saja
agar engkau tahu
siapa belahan jiwaku sebenarnya

Akan kusembunyikan energi cinta ini
hanya untuk kucurahkan kepadamu saja
agar engkau kenal
tautan cinta kita sebenarnya

Aku menyukaimu,
seperti tetesan embun yang jatuh perlahan ke bumi yang gersang
seperti lahapnya api merasuk kayu bakar yang legam
seperti nikmatnya lagu lagu romansa yang sering kita dengar
Ah aku berserah!



Semoga aku ingat.
Ini, Bandung, Mei 2012

Senin, 05 Maret 2012

Satu Pertanyaan

Para wanita?
Lihatlah suamimu, sekalii lagi saja.
Benarkah kalian mencintainya ?
Jujurlah...

Senin, 20 Februari 2012

Malam Indah

Malam yang indah untuk bertemu denganmu
sang pemilik hati ini

yang enggan meninggalkan jejaknya dalam hentakan jantungku
yang sudi berkeringat menantiku dalam kejamnya hari

Malam yang indah untuk mencintaimu
meski kita sulit bertemu