Para wanita?
Lihatlah suamimu, sekalii lagi saja.
Benarkah kalian mencintainya ?
Jujurlah...
Senin, 05 Maret 2012
Satu Pertanyaan

Tags
Artikel Terkait
- Malam yang indah untuk bertemu denganmusang pemilik hati iniyang enggan meninggalkan jeja
- Aku bertambah tua, Pun demikian juga dengan senyumku. Cahaya-cahaya kecil telah
- Lengan tua bersandar pada jam tua denyut yang lambat mengabarinya dengan seruan nam
- Kakak Tua Engkau jangan terlalu tua meski dunia menggerogoti kerongkonganmu yang te
- Gemerlap tahun, Hilang Perlahan Tuhan... inikah cara Engkau? Buta kah? Entah
- Ah, Aku berserah! Akan kusimpan detak jantung ini hanya untuk kuperdengarkan untukmu saj
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
13 komentar
kayaknya pas bikin puisi ini sedang diperempatan jalan ya mbak...he.he.he..
assalamualaikum
halo mas.
di suatu tempat saya bertemu banyak lelaki, mereka berkeringat, berjuang mencari rejeki, tak kenal lelah. padahal hasilnya tidak sepadan dengan keringat yang mereka keluarkan.
tapi mereka tidak putus asa dan menyerah
khusus darma wanita ya..?
verifikasi katanya buang dong
ribet...
hahaha..
engga atuwh...trims. belum sempet di utak atik lagi.
nanti di rubah
tuk wanita yeah ,, aq cowok heheh... salam knal
wah cinta dong pastinya
terus kalo jawabannya, "tidak mencintainya (lagi)" harus bagaimana?
moga aja istri aku mencintai aku apa adanya,,terus sampai di akhirat nanti..amiiin
menunggu dan siap menyimak jawaban dari para hamba ALLAH yang merasa dirinya wanita
kunjungan sob ..
mau bagi-bagi kalimat motivasi sob ..
"ada kalanya cahaya dalam hidup kita padam namun di nyalakan kembali oleh seseorang.
setiap dari kita berutang terima kasih yang terdalam bagi mereka yang menyalakan kembali cahaya kita."
kunjungan balik ya sob ..
Bergetar hatiku membaca puisi ini mbak..., setelah aku sadari aku tidak mencintai muamiku seutuhnya, aku hanya mencintai kelebihan suamiku saja, aku sering mengeluhkan kekurangannya, selalu membanding2kan dengan orang lain. terimakasih mba..sudah mengingatkanku akan arti cinta yang sesungguhnya.
assalamualaikum...
blog kecil : ga papa..selamat datang di rumah ini.
sang cerpenis : ahai..halo mbak ? lama tak kungjung ya?
sp sulaeman : mestinya seperti apa kang ?
hoiron : amiinn
haryanto : halo ,mas ?pelajaran menyimak kang ?
TOM dan LDP : terimakasih atas motivasinya
Rumah hijau : selamat datang kembali mbak. lama tak berkunjung, perlu diingat ketika kita menyatakan bahwa dialah kemudian sebagai separuh jiwa kita yang menemani dikala sedih dan senang. terimakasih sharing nya.
wassalam
Terimakasih atas waktunya untuk berkunjung di rumah kecil ini. O ya, trims juga commentnya.
EmoticonEmoticon