Dekapan Tertahan Senja
Antara gelora dan kasih sayang
kubuat berseteru dalam riuhnya rindu
dalam desah yang meradang
menunggu kecup-kecup yang sedang kuncup
merayap dalam senyap nada-nada tak sumbang
Bintang dalam kenangan
sujud khusyu aku didadamu
di balik hangatnya waktu
ku lirih dalam rintih
kupejam erat dekap yang tertahan
Senja yang tertahan
dunia terlalu indah untuk kita
I love You
Bandung, 11 Juni 2015
4 komentar
hi mbak. puisinya masih suejuk seperti dulu
Mba sepertinya sedang jatuh cinta ya.....
hai juga mas Aulawi Ahmad, trimaksih
selamat malam Rumah Hijau. wah wah ..sudah main tebak tebakan nih..xixix
Terimakasih atas waktunya untuk berkunjung di rumah kecil ini. O ya, trims juga commentnya.
EmoticonEmoticon