Senin, 01 Desember 2008

2 Minggu Kelabu

Kesabaran kembali diuji meskipun hanya dalam dua minggu. Ketika berita sudah tersebar dibeberapa orang, saya sedikit terkejut. Tapi itulah resiko yang harus dihadapi dengan lapang. Tadinya berharap berjalan sesuai rel dan mulus dengan jalan yang adem-adem saja, ternyata bergulir dengan bocoran disana-sini. Meski bocoran itu kecil, mungkin kelak menjadi besar dan harus siap diterima.

Saya pikir, saya haruslah siap menerima dengan hati lapang dan sedikit berdebar. Mungkin dalam jangka 5 bulanan kedepan tekanan akan berkurang disela-sela beberapa keberhasilan yang ditargetkan. Sabarlah. Allah SWT akan menyayangi hambanya yang sabar. Amin.

Minggu ini tidak ketemu dengan hafung dan si manis yang menunggu disela berbagai keterbatasan yang kuberikan. Terimakasih manis,sabar ya fung. Mudah-mudahan kesabaran ini menjadi sesuatu yang berharga kelak dan menjadi pelajaran bagi kita ketika menemui hal serupa.

Minggu depan, akan menjadi minggu yang kembali mendebarkan bagi detak-detak jantung dan tentunya tekanan bagi mental. Hanya keikhlasan yang menjadi modal utama dalam menempuhnya, mudah-mudahan kembali sesuai harapan dan akan menaburkan suasana kegembiraaan yang mendalam pada hari-hari selanjutnya.

Mudahkan Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim.
Allah Maha Pengabul Harapan Hambanya.
Maha Besar dan Maha berkuasa atas segala sesuatu urusan.
Aku serahkan semuanya kepadamu Ya Allah. Mudahkanlah. Amin.

Selasa, 18 November 2008

Hari Selasa

Hari ini hari Selasa,di bulan November yang bertabur rintik-rintik hujan kecil menghiasi kampungnya Sangkuriang yang sejuk.
Begitu berbeda.Spesial sekali.Beberapa langkah sudah kutempuh untuk hijrah,mewujudkan harapan untuk bisa berkumpul selamanya bersama Hafung dan tentunya Si Manis.Gadis pujaan asal kampus priangan timur yang tentunya selalu setia.
langkah-langkah itu begitu mulus,tak ada cacat sedikitpun. Tak seperti yang dibayangkan..begitu berat, begitu menyesakkan dada. Tapi ternyata suratan begitu berbeda. Kepala menyetujui dan meng Acc. Aku begitu gembira.Semua berjalan sesuai rel yang diharapkan.Terima kasih ya Alloh. Engkau Maha Kuasa. Maha pengabul segala doa dan harapan.

Perjalanan masih panjang, bila melihat dan mengamati pengalaman teman lain yang hijrah. sampai 1 atu 2 tahun menunggu saat yang sangat bahagia itu. Mudah-mudahan perjalannku cepat mencapai finish. Hanya pada Engkau ya Alloh aku memohon, mudahkanlah.lancarkanlah. percepatlah yang lama.Mudahkanlah yang sulit. Tabahkan aku menjalaninya. Mudah-mudahan jadi berkah dan jalan terbaik. Amin.

hanya dengan usaha yang sungguh-sungguh maka semuanya akan terwujud. Ya Allah, mudahkanlah yang sulit. Ringankalah yang berat.


Bismillahi Rahmani Rahim
1Alam nasrah laka shadrak
2Wa wadanaanka wizrak
3Alazi anqada zahrak
4Wa rafana laka zikrak
5Faina maal usri yusra
6Inna maalusri yusra
7Faiza faragta fansab
8Wa ila rabbika fargab

Ya Allah.Aku serahkan segala urusan ini kepadaMU.Mudahkanlah.Mudahkanlah. Ya Allah.....

Senin, 17 November 2008

November Rain

Bulan November ini ga sempat, corat-coret lagi.banyak kerjaan kantor yang perlu diselesaikan. laporan ini itu. wuih. capek juga. Tapi cukup terhibur juga, setelah Persib bermain imbang 1-1 melawan PSM dan Liverpool memukul Bolton 2-0.

Bulan ini, sudah masuk musim hujan. Air hujan disana-sini. Setiap pulang ke rumah pasti deh kena hujan. Apalagi pulang ke Priangan timur... berrr...ga bisa geber motor karena jalanan licin, takutnya terpeleset sebab aspal licin ditambah ban motor yang depan terasa terlalu penuh sesak anginnya. hati-hati bro!

Sakit Pergelangan Tangan

Sudah hampir 2 minggu, pergelangan tangan ini sakit. awalnya sih suka merendam cucian malam-malam untuk dicuci paginya, jadi cucian lebih bersih. mungkin karena dingin, pergelangan tangan ini tersa pegal. pegel banget. sampai-sampai ketika jari jempol tangan ditekukkan ke arah jari manispun sangat sakit. sudah saya coba menempelkan sejenis koyo atau penghangat tetapi tetap tak berhasil. Mau coba obat tradisional takut salah.

Sakit dipergelangan tangan ini makin terasa. Sampai-sampai untuk menulis pun tak bisa. Padahal kan biasanya reumatik mulai datang pada usia 40-an bukan ? saya tidak punya riwayat penyakit reumatik. mungkin reumatik kali ya? mungkinkah reumatik bisa berasal karena suhu yang dingin misal kebiasaan merendam cucian pada malam hari ?. sy kurang tahu. Pernah coba cari literatur terkait reumatik dan sebab-sebabnya. tapi rasanya tidak puas. Dan ke dokter pun belum sempat karena ya...belum ada waktu.

Sakit tangan ini tidak berhenti sampai suatu saat ikut Diklat di surabaya. Waktu itu ada sesi microteaching. Karena keasyikan pegang-pegang tangan yang sakit akhirnya pada saat microteaching eh..tetap pegang-pegang tangan yang rasanya ngilu..pegel. Kenapa ya? salah urat atau reumatik.

Senin, 27 Oktober 2008

Daerah Tak dikenal

Kami berada di daerah yang tidak kami kenal.Sebuah daerah perkebunan dengan sungai-sungai kecil yang mengalirkan air kecoklatan dan bermuara ke empang-empang kecil yang dalam. Beberapa orang tampak terkejut ketika tahu mereka berada di tempat yang tidak dikenal sama sekali. hamparan tanah kering dan luas diselimuti beberapa pohon hutan yang tidak dikenal.

Penduduk asli menyebutnya daerah tersebut daerah tak dikenali. Daerah ini sejak lama terbengkalai, ada sebuah tanggungjawab yang dibebankan kepada kami untuk meningkatkan kualitas daerah ini sebagai daerah yang disebut "layak huni". Melihat kondisi daerahnya sendiri, kami berpikir bahwa daerah tidak dikenal ini tak mungkin dijadikan layak huni sebab pertama daerah ini tidak dikenal, jauh dari pusat kota,kondisi tanah yang kurang baik untuk pertanian atau perkebunan, posisi geografis tanahpun tampak kurang menunjang untuk dijadikan lahan tempat tinggal.serba tidak mungkin.

Beberapa diantara kami asyik menceburkan diri ke empang kecil yang berair coklat kehitaman, seperti cairan coklat yang tumpah kedalam empang saja, dalamnya setinggi orang dewasa. Beberapa ekor ikan bersliweran begitu jinak ditangkap. Ikan-ikan tersebut berukuran sebesar ujung jempol kaki orang dewasa, berkulit putih dan mengkilap, hanya saja warna matanya tidak terang dan sisik yang menyelimuti badannya sedikit kasar, mungkin sudah berevolusi. Kami tidak mengenal jenis ikan apakah itu?. Kami asyik menangkap ikan tersebut dan mengumpulkannya dipinggir empang.

Beberapa penduduk asli daerah tak dikenal itu, turut menceburkan diri ke dalam empang. berlomba menangkap ikan-ikan tak dikenal tersebut dengan gembira bersama kami. Mereka bilang bahwa ikan tersebut ikan mahal. Bila dijual ke pasar harganya tinggi. Tapi sayang jarak tempuh ke pasar sangat jauh,musatahil menjualnya. Lebih baik dimakan saja.

Beberapa orang mengumpulkan kayu bakar, membakarnya dan membersihkan ikan tak dikenal tersebut dengan air mineral yang kami bawa. setelah itu kami membakar ikan-ikan tersebut beramai-ramai. Ada bau berbeda ketika api menjilat-jilat menyentuh bagaian badan si ikan. Seperti baua zat kimia yang menyesakkan dada dan perut. Beberapa orang perempuan uyang ada diantara kami, terjatuh dan pingsan. Kami terkejut. sangat terkejut. Bau itu semakin menyengat dan menyesakkan napas dan dada, mengundang seisi perut untuk memuntahkannya keluar.

Beberapa laki-laki mulai menutup hidungnya, memegang perutnya dan mengeluarkan muntahnya. bau ikan bakar itu betul-betul berbeda, jauh sekali dengan bau ikan panggang yang biasa kami hirup di kampung kami. betul-betul ikan aneh. Aku terbangun ketika si kecil menangis dan minta dibuatkan susu formula...aku bersyukur, pengalaman tadi betul-betul mimpi. Jam berdetak mengiringi jantungku yang berdegup kencang. pukul 02.00. terima kasih ya Allah......

Minggu, 26 Oktober 2008

liverpool vs chelsea

Pertandingan besar yang mendebarkan. Chelsea mengakhiri rekor tak terkalahkannya. Liverpool membungkam fans the blues, 0-1 di stamford bridges.

Langkah bagus untuk the reds. Memanfaatkan laga tandang dengan sebaik-baiknya dan akhirnya memperoleh poin 3 sebagai bekal memuncaki kalesemen sementara liga inggris.

Meski tanpa torres, the reds tampil dengan kolektifitas permainnnya yang berkarakter khas dan selalu menggigit. Kuyt tampil dengan gaya fight-nya yang khas. Alonso jadi penentu kemenangan the reds dan ini tentunya menjadi sebuah catatan yang baik untuknya dan bagi benitez sendiri untuk menatap tangga juara ke depan.

Bravo the reds!raih penuh point di liga champions!

Rabu, 22 Oktober 2008

Jo, Si Badut

Duel berlangsung tak seimbang.Beberapa tusukan pisau kecil mencabik dada dan punggung Kimi.Tetesan darah segarnya tercium anyir menembus rongga hidung lawannya,Jo.

Jo.Seorang pemeran badut di kelompok drama kampung ternyata seorang yang mampu berlaku garang terhadap lawan duelnya. Setelah berbagai cacian dan makian yang menyelimuti hatinya, menggelapkan matanya dan menghilangkan suara lucunya.Cras..cras..sabetan pisau kecilnya merobek perut Kimi yang langsing terbalut kain merah.

Kimi terkapar ditemani pisau kecil Jo yang melongok sampai jantungnya. Malam itulah Kimi meninggalkan kita semua kawan...

Semua orang yang hadir dalam ruangan sempit berbau alkohol itu terdiam.Menyimpan dendam mendalam pada Jo. Kimi anggota gank termanis yang dikenalnya sebagai penghibur kala musim hujan datang, kini tidak dapat lagi menjadi pengobat rindu dan dinginnya malam yang akan mereka lewati bulan Oktober mendatang.

"Kita harus mencingcang Jo, Si Badut"!, Bibu berseru. Bunuh!Bunuh!Bunuh!. semua serentak dan berteriak, memaki dan menyesal tidak menyaksikan kepergian Kimi. Kesiap wajah mereka kehitaman menyertai murka mereka yang berlebihan pada Jo,si Badut!.

Jelang kematian Kimi, Wanita penghibur gank Gula Gula. Suasana kaampung tampak mencekam.Setiap warga tampak berhati-hati dalam berbicara.Malam-malam dihiasi suasana dingin dan kebekuan yang mengiris kulit hingga ke tulang belulang. Orang lebih memilih diam dirumah daripada berkumpul di warung-warung kopi, surau pun tampak sepi setelah isya, biasanya ramai dengan orang yang mengaji.

Seminggu sudah, Kimi meninggalkan bekas luka menganga bagi gank gula-gula. Kepergiannya ke alam baka, membuat Bibu makin menggila. Tiap malam ia menyebar anak buah menyisir setiap tempat yang dicurigai tempat persembunyian Jo, si Badut. Tapi sudah seminggu Jo, tidak ditemukan. Jo, si Badut seperti hilang ditelan bumi. Jangankan batang hidungnya, kelebat bayangannyapun tidak pernah kelihatan. Memang Jo dikenal licin selicin belut. Ia bisa menyamar sebagai siapa saja, wanita, nenek-nenek, waria ataupun apa saja.

Bibu kebingungan,anak buah andalannya sekalipun tidak mampu menemukan Jo. Si pembunuh Kimi.Suatu malam Bibu, berteriak-teriak gila. Anak buahnya tak ada yang mampu mengobati sakit hatinya Bibu atas kematian Kimi. Hanya beberapa botol minuman keras yang setia menyertainya. Anak buah bibu tak seorang pun yang berani mendekatinya. Bibu berteiak sejadi-jadinya, ia sangat menyesal tidak bisa membalas kematian Kimi yang sangat menyesakkan dada. Kimi tidak saja sebagai wanita yang menjadi pelepas segala kesusahan dan penderitaan Bibu, Kimi juga sebagai teman sekaligus wanita yang ia hormati karena sempat menyelamatkan nyawanya dari Kang Salhi yang mencoba meracunnya saat minum-minum di kedai kopi.

Sebagai manusia biasa,Bibu merasa bersalah tidak mampu membalas jasa kepada Kimi. Onggokan tanah merah tempat jasad Kimi dikebumikan tampak masih segar, seolah menunggu Bibu untuk dapat menemukan dan membalas dendam pada Jo. Kimi dikebumikan di belakang rumah tua tempat gank gula-gula berkumpul.

Makamnya dihiasi syal merahnya yang anggun. Syal merah itulah yang biasa melilit dileher indahnya. Syal merah itulah yang membuat orang tergoda untuk membopong Kimi ke atas ranjang. Kimi,satu-satunya wanita anggota gank Gula-gula. gank yang paling ditakuti dan disegani oleh warga masyarakat karena kebrutalannya,karena sikapnya yang tak mempunyai belas kasihan. Gank yang sekaligus disegani pihak keamanan karena licinnya pergerakan mereka.

Bibu terdiam,mata merahnya menatap tajam tempat bersemayamnya Kimi. Ia menangis sejadi-jadinya di depan batu nisan. tak dipedulikan lagi anak buahnya yang menonton terkesima, tak dipedulikan lagi sikap bengisnya. Bibu hanya menangis.menangis penyesalan yang mendalam. Ia tersungkur diatas makam Kimi. Tangannya menggenggam kuat tanah merah yang mengubur jasad Kimi.

Saat itu, sebuah bayangan hitam berkelebat. Menghampiri Bibu yang tersungkur di atas kuburan Kimi. sejenak bayangan itu mendekat dan kilauan pisau kecil tampak bersinar terkena cahaya bulan yang meredup, sosok itu menusuk punggung Bibu berkali-kali. darah segar menyembur dari punggungnya. Bibu terkapar tepat di atas kuburan kimi. darah segar menghiasi syal merah dan kurubran basah Kimi. titik-titik kecil air hujan tutun menyertai Bibu yang sekarat.


Anak buah Bibu, tidak mampu berbuat banyak. Mereka menyaksikan peristiwa yang berlangsung hanya beberapa detik itu dengan terkesima. Sosok hitam yang tidak dikenal itu menghilang ditelan kegelapan malam dalam sekejap.