
Bismillahirahmanirrahim. Segala kekuatan hanya milik Allah SWT.
Berada diantara kedua orang tua, bapak dan ibu yang sering kutinggalkan memang memberikan sebuah ketenangan tersendiri. bapak dan ibu adalah harta yang paling berharga berikut Si Manis yang kunikahi 5 tahun ke belakang dan diikuti oleh Hafung. Gadis cilik yang kudambakan setelah tiga tahun setengah menunggu dan mendambakan kehadirannya.
Bapak dan ibu tidak dapat dipungkiri merupakan orang yang membimbing dan membina sejak kecil, memberikan kasih sayangnya yang tak pernah pudar dan tak berujung. Ada pepatah Sunda bilang "indung tunggul rahayu bapa tangkal raharja", kanyaah indung taya tungtungna kanyaah bapa taya kendatna" (maaf jika kurang tepat,paling tidak seperti itu). Ibu dan bapak adalah orang yang berjasa dan kita patut memuliakannya. Allahu Akbar. Segala puji bagi Engkau ya Allah.
Ada sebuah kehangatan berkumpul sesaat dengan mereka (ibu dan bapak), merasakan aroma keluarga sederhana yang sudah lama tidak kuhirup, menatap dengan puas kerutan-kerutan perjuangan yang menghiasi wajah mereka, merasakan sejuta kasih sayangnya disela usianya yang sudah senja, menyelami relung hatinya yang memiliki harapan besar pada anaknya (baca;aku), menghirup aroma keringat yang selalu kurindukan, menatap kemeja dan sarungnya, merasakan hangatnya kerinduan untuk berkumpul selamanya dengan aku, dan merasakan kebesaran hatinya yang mengikhlaskan kepergian anak pertamanya (kakakku almarhum) yang sudah hampir 13 tahun mendahului menghadap Yang Maha Kuasa. Allahu Akbar. Yang Maha Berkuasa. Yang menentukan takdir manusia. Kakak, semoga segala amal ibadahmu di terima disisiNya. Amin.
Kuterlarut dalam kenangan lama itu.
Berkumpul dengan bapak dan ibu merupakan suasana yang sangat bahagia, Alhamdulilah mereka masih sehat, masih bisa kulihat senyum tuanya melihat segelintir keberhasilanku, semuanya atas perjuangan dan dedikasi membesarkanku tanpa pamrih.
Allahu Akbar. Aku belum bisa membalas kebaikan mereka.
Berkumpul dengan bapak dan ibu, begitu mengembriakan.
Aku masih bisa merasakan masakan khas buatan ibu, sambal oncom pedas dan ikan asin dan juga "kukumbu", wow keren kan namanya? "kukumbu". (makanan kesukaaanku)..mmh lezat tak terkira. Sepertinya pak Bondan "Mak Nyuss" Winarno perlu merasakan makanan yang satu ini. Kukumbu tak pernah kutemukan di rumah makan manapun ("maaf :yang aku tahu")
Berada bersama mereka merupakan kebahagian dan karunia bagiku, si manis dan hafung.
Bapak dan ibu sangat berjasa, keduanya menjadi sebab kita (anak-anaknya) masuk Surga.
Doa mereka sangat ampuh, kutukannya juga sangat manjur.
Berbaktilah kepada orangtua, tanpa mereka kita tidak memiliki apa-apa,
tanpa mereka kita tidak bisa apa-apa, tanpa doa mereka kita tidak bisa berhasil.
Berbaktilah kepada ibu dan bapak. Seperti Firman Allah dalam Surat An Nisa': 36 berikut :
“Beribadahlah kalian kepada Allah dan janganlah mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua … .”
Kita harus mengabdi kepada Allah, dan juga mengabdi kepada ibu dan bapak.
Mematuhi segala perintah orangtua kita selama perintahnya itu menyuruh kepada kebaikan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Hari beranjak sore, kutinggalkan mereka berdua dalam nafasnya yang tertahan menahan keinginnya untuk selalu dekat dengan aku.
Maaf ibu, bapak
kutinggalkan sejenak kehangatan ini
kutinggalkan sejenak kebersamaan ini
minggu depan kita bertemu kembali
dalam kehangatan sederhana ala keluarga kita
mari bu..pak..
Assalamualaikum wr.wb
Ya Allah, dekatkan aku dengan Engkau
Dekatkan aku dengan kedua orangtuaku
Berikan kesempatan bagiku untuk selalu bisa berbakti kepada ibu dan bapak.
Amin.




