
Assalamualaikum,
Jumpa lagi sob, tulisan ini diawali ketika saya membuka-buka UUSPN (Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional) RI nomor 2o tahun 2003, salah satunya tentang jalur pendidikan nasional. Seperti dicantumkan di bab IV, Bagian kesatu pasal 13 bahwa jalur pendidikan terdiri dari pendidikan formal, non formal dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya.
Ada yang menarik perhatianku, yaitu salah satunya tentang pendidikan non formal. pendidikan non formal sebelumnya pada undang-undang sisdiknas no 2 tahun 1989, disebut pendidikan luar sekolah. Apapun namanya, yang penting substansinya sama. Perhatian ini semakin tertuju ketika munculnya beberapa lembaga masyarakat penyelenggara pendidikan non formal seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Taman Bacaan, Sekolah Rumah, dan program-program pendidikan non formal lain yang diselenggarakan pemerintah saat ini semakin menjamur. Mungkinkah saat ini adalah saat nya meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang semakin merata? Semoga.
Pendidikan non formal diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah dan atau pelengkap dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Salah satu program pendidikan non formal adalah pendidikan kesetaraan. Inget pendidikan kesetaraan, kita tentu diingatkan akan program Paket A, B, C. Lulusan program ini berhak memiliki ijazah. Ijazah untuk Paket A setara dengan ijazah SD/MI, ijazah unutk paket Bsetara denagn ijazah SMP/MTs, ijazah untuk paket C setara dengan ijazah SMU/MA.
UNPK (Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan) Paket C tanggal 23-26 Juni, dan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tanggal 1-2 Juli 2009 bagi lulusan Paket C yang ingin ikut SNMPTN siap-siap aja ya, belajar yang giat dari sekarang. Inget..lulusan paket C memiliki hak untuk ikut SNMPTN. beberapa perguruan tinggi negeri sudah membuka pintu bagi lulusan paket C untuk ikut berlomba dan berkompetisi dalam SNMPTN. selamat berlomba ya, semoga sukses...
jangan lupa, berdoa....
wassalam
(gbr diatas adalah lulusan paket C yang sedang melatih kemampuan berbicara untuk menjadi penyiar di sebuah stasiun radio)
Ada yang menarik perhatianku, yaitu salah satunya tentang pendidikan non formal. pendidikan non formal sebelumnya pada undang-undang sisdiknas no 2 tahun 1989, disebut pendidikan luar sekolah. Apapun namanya, yang penting substansinya sama. Perhatian ini semakin tertuju ketika munculnya beberapa lembaga masyarakat penyelenggara pendidikan non formal seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Taman Bacaan, Sekolah Rumah, dan program-program pendidikan non formal lain yang diselenggarakan pemerintah saat ini semakin menjamur. Mungkinkah saat ini adalah saat nya meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang semakin merata? Semoga.
Pendidikan non formal diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah dan atau pelengkap dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Salah satu program pendidikan non formal adalah pendidikan kesetaraan. Inget pendidikan kesetaraan, kita tentu diingatkan akan program Paket A, B, C. Lulusan program ini berhak memiliki ijazah. Ijazah untuk Paket A setara dengan ijazah SD/MI, ijazah unutk paket Bsetara denagn ijazah SMP/MTs, ijazah untuk paket C setara dengan ijazah SMU/MA.
UNPK (Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan) Paket C tanggal 23-26 Juni, dan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tanggal 1-2 Juli 2009 bagi lulusan Paket C yang ingin ikut SNMPTN siap-siap aja ya, belajar yang giat dari sekarang. Inget..lulusan paket C memiliki hak untuk ikut SNMPTN. beberapa perguruan tinggi negeri sudah membuka pintu bagi lulusan paket C untuk ikut berlomba dan berkompetisi dalam SNMPTN. selamat berlomba ya, semoga sukses...
jangan lupa, berdoa....
wassalam
(gbr diatas adalah lulusan paket C yang sedang melatih kemampuan berbicara untuk menjadi penyiar di sebuah stasiun radio)




